Parodi Sastra Domain Publik

Nonton film reinkarnasi terbaru Gulliver, saya jadi berpikir: seperti inikah nasib kisah klasik di jaman modern?

Sesuatu yang serupa juga menimpa Elizabeth Bennet, Elinor dan Marianne Dashwood, serta Anna Karenina.

Apakah Lemuel Gulliver harus dimake-over menjadi pria berkaos oblong dan celana tanggung yang bertingkah mirip Jack Black? Apakah untuk menarik mata pembaca mutakhir harus ada aksi, komedi, pertarungan, monster, robot, dan mayat hidup?

Produser film dan penerbit buku di barat sana sedang gemar menghidupkan kembali dan memodernisasi cerita-cerita lama. Karya yang sudah tidak terikat hak cipta.

Mungkin cocok untuk suasana resesi seperti sekarang. Tinggal memodifikasi plot yang sudah ada, tidak repot menghadapi para kreatornya. Mereka sudah tidak perlu royalti; tidak bisa ngotot lagi mempertahankan keaslian ide dan karyanya. Hemat waktu, hemat uang.

Jangan salah, mengubah karya orang lain juga tetap butuh kreatifitas tinggi. Dan menambah-kurang isi, memutar balik logika,  diberi bumbu lucu atau seru, setahu saya, itu namanya parodi.

Definisi parodi adalah karya sastra atau seni yang dengan sengaja menirukan gaya, kata penulis, atau pencipta lain dengan maksud mencari efek jenaka.

Seperti Airplane!, Naked Gun, Hot Shots. SpaceBalls. MacGruber.

Komik Peter Porker, the Spectacular Spider-Ham.

Barry Trotter. Bored of the Rings, The Sellamillion. The Va Dinci Cod.

Weird Al Yankovic.

Tuilet. Ayat Amat Cinta.

Seperti Warkop dan lagu-lagunya. Project P dan acara TVnya. Atau OVJ dengan “Smosh”nya (saya kurang paham apakah awak OVJ sadar sedang memarodikan dua entitas sekaligus: boy band asal Bandung dan grup plesetan asal Amerika yang sejak 2005 memakai nama Smosh).

Kita tidak tahu apakah Jonathan Swift, Jane Austen dan Leo Tolstoy akan terhibur melihat pilihan anak-anak jaman sekarang dalam merejuvenasi serta menikmati karya mereka.

Apakah tulisan asli mereka masih akan tetap dikenal sebagai karya sastra terbaik? Atau hanya buku dari penulis masa lalu?

Karya para sastrawan dari domain publik yang kini dibuat lebih kocak dan lebih galak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s