“Apakah tafsiranku salah? Atau Anda, pembaca lain punya tafsiran yang berbeda? Silakan kemukakan. Yang jelas, bagiku membaca Premortem mirip bermain-main dengan teka-teki silang!”

Othervisions

Seorang kawan mengirimiku buku bertajuk Premortem dengan sedikit pesan. ‘Buku ini bikin aku mumet. Aku nggak ngerti apa yang ingin disampaikan penulisnya.’ Tak hanya teman tadi, teman lain pun merasa bingung paska membaca novel mini karangan J Angin yang baru diterbitkan Gramedia tadi.

Iseng, buku ini kubuka-buka begitu sampai di rumah. Awal membaca aku memang mumet. Tapi aku tak membaca secara biasa, runtut dari awal hingga akhir. Kubolak-balik bagian buku secara acak. Toh hanya 130-an halaman. Kulihat plot di buku ini berbaur, maju mundur, suka-suka yang nulis. Tak ada judul di setiap bagian. Tiap bagian mengisahkan tokoh yang berbeda, namun secara umum menjurus ke dua tokoh utama, Bagus dan perempuan yang menikah dengan Abang.

View original post 476 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s