Ambilkan Bulan

Release date: 28 Juni

Niat mulia para produser dan pembuat film ini patut diacungi dua jempol: ingin mengakrabkan kembali lagu anak-anak, ciptaan almarhum AT Mahmud khususnya, ke telinga anak-anak. Namun mungkin ada satu hal yang perlu direnungkan: lagu anak-anak tahun berapa?
Agak disayangkan, lagu-lagu AT Mahmud yang menjadi tulang punggung film ini beberapa ditampilkan secara tidak tepat. Menyanyi “Anak Gembala” tapi anak gembalanya sedang bermain sepak bola. “Mendaki Gunung” tapi para tokoh ceritanya sedang masuk hutan. Anak gembala menyanyi sambil bermain ukulele, tapi pemeran anak gembalanya tidak bisa memainkan ukulele. Hal yang seharusnya bisa dihindari dengan, mudah saja, menyesuaikan skenario dengan teks lagu; dan mengajari pemeran anak gembala memainkan ukulele.
Tembang-tembang AT Mahmud memang punya kualitas tak lekang waktu, tapi para pendengarnya yang termakan jaman. Sebelum menonton film ini, tentu sudah banyak anak Indonesia yang setidaknya pernah mendengar “Ambilkan Bulan” dan “Amelia”, tapi dalam kehidupan sehari-hari tak pernah menyanyikannya. Setelah menonton, apakah mereka, dan mungkin juga ayah-ibunya, akan lebih sering menyanyikan lagu-lagu tersebut? Rasanya bakal sama saja. Kemarin “Love is You”, bulan-bulan depan entah apa lagi. Lana Nitibaskara pemeran utama film ini dalam kehidupan nyatanya pun adalah seorang penyanyi… jazz.
Di jaman lagu kebangsaan saja sudah diperlakukan seperti INI, entah apakah mengakrabkan adalah suatu tujuan yang bisa dicapai. Mungkin sekadar mengingatkan bahwa di jaman dahulu kala, waktu ayah-ibu masih kecil (atau bahkan belum lahir), dan waktu Tasya Kamila masih kecil, anak-anak Indonesia pernah cukup akrab dengan lagu-lagu AT Mahmud.

My Rating: 5/10

Advertisements

2 thoughts on “Ambilkan Bulan

  1. Situs dengan tulisan-tulisan yang luar biasa ‘pretentious’ yang pernah saya baca. Novel anda juga termasuk. Bravo! Yuck.

    • Saya hanya menuliskan apa yg saya lihat dan saya rasakan. Mohon maaf bila tulisan saya tidak sesuai dgn pandangan anda. Mohon maaf juga bila kualitas novel saya masih jauh dari bagus. Terima kasih atas komennya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s